Oleh: gunhc | 30 Juni 2011

Layar Sentuh

Layar sentuh adalah layar komputer yang juga merupakan perangkat input. Layar sensitif terhadap tekanan, pengguna berinteraksi dengan komputer dengan menyentuh gambar atau kata-kata di layar.

layar sentuh kapasitivAda tiga jenis teknologi layar sentuh:

  • Resistif: Sebuah panel sentuh resistif layar dilapisi dengan lapisan konduktif dan resistif elektrik tipis logam yang menyebabkan perubahan dalam arus listrik yang terdaftar dengan cara sentuhan dan dikirim ke controller untuk diproses. Panel layar sentuh resistif umumnya lebih terjangkau namun menawarkan hanya 75% kejelasan dan lapisan bisa rusak oleh benda tajam. Panel layar sentuh resistif tidak terpengaruh oleh elemen-elemen luar seperti debu atau air.
  • Gelombang permukaan: Permukaan teknologi gelombang menggunakan gelombang ultrasonik yang melewati panel layar sentuh. Ketika panel disentuh, sebagian gelombang diserap. Perubahan dalam gelombang ultrasonik register posisi acara sentuhan dan mengirimkan informasi ini ke controller untuk diproses. Permukaan panel sentuh layar gelombang yang paling maju dari tiga jenis, tetapi mereka bisa rusak oleh unsur luar.
  • Capacitive: Sebuah panel layar sentuh kapasitif dilapisi dengan bahan yang menyimpan muatan listrik. Ketika panel disentuh, sejumlah kecil biaya yang ditarik ke titik kontak. Sirkuit yang terletak di setiap sudut panel ukuran tuduhan itu dan mengirim informasi ke controller untuk diproses. Panel layar sentuh kapasitif harus disentuh dengan jari tidak seperti gelombang panel resistif dan permukaan yang dapat menggunakan jari dan stylus. Kemampuan layar sentuh tidak terpengaruh oleh elemen luar dan memiliki kejelasan yang tinggi.
Oleh: gunhc | 10 September 2010

Mudik

Mudik atau Pulang Kampung Halaman adalah fenomena unik yang “rasanya” hanya ada di Indonesia tercinta ini. Dikatakan unik karena terjadinya secara bersamaan, beramai-ramai pada ambil cuti dan bahkan pemerintah, perusahaan pada meliburkan pegawai/karyawannya.
Dalam kultur kemasyarakatan kita ini, yang namanya Silaturahmi kepada orang-tua, Saudara, teman-teman akan terasa lebih afdol bila bertemu langsung, bisa langsung sungkem (kepada orangtua) dan jabat erat tangan pada Saudara dan teman, menumpahkan segala rasa kangen yang setelah sekian lama tidak saling ketemu.

Pada saat sekarang ini, dimana teknologi komunikasi sudah jauh lebih maju, dimana fasilitas telepon terlebih selular, internet mobile sudah hadir hampir diseluruh pojok nusantara ini, namun tradisi mudik masih juga melekat erat dalam masyarakat kita, karena apa? selain rasa afdol tadi, juga karena takut dianggap kurang “sopan”. Sungkem ke orangtua kok hanya lewat telepon saja, atau bahkan yang sudah lebih maju lewat video chatting, hanya karena tidak bisa saling “bersentuhan”.

Andaikan, semua fasilitas tadi bisa mewakili “silaturahmi”, dan mudiknya tidak saat yang bersamaan (pas lebaran), tapi bisa digantikan saat-saat yang lainnya, sehingga fenomena migrasi penduduk (terutama) dari jakarta ke daerah tidak terjadi, tidak terjadi kenaikan harga-harga kebutuhan pokok, angkutan bus dan kereta, tidak ada yang nekad naik motor untuk pulang kampung yang kadang malah berakhir tragis.
Mudik kalau boleh saya menyimpulkan adalah salah satu sarana untuk menjujung tinggi budaya bangsa yang luhur, hormat-menghormati sesama, santun pada orangtua atau yang lebih tua, memiliki tenggangrasa antar sesama dll. Namun apa yang tercermin dari proses mudik tersebut?, pada angkutan umum, baik di bus atau kereta, apalagi pada jalan raya, cerminan budaya bangsa yang luhur kok tidak terlihat sama sekali, terjadi saling serobot, kalau perlu adu urat, yang merasa “besar” akan berlaku secara “superior” dan mengabaikan yang “kecil”, sehingga terjadi hal-hal yang berakhir tragis.
Akhir kata saya sampaikan Taqobbalallahu mina wa minkum, Minal Aidzin wal Faidzin Mohon maaf lahir dan bathin.

Amr bin Abdul Mun’im

Wahai Ukhti Muslimah ..!

Kemusykilan kaum wanita yang terjadi pada zaman sekarang ini adalah tentang cara berhias mereka, senang berkumpul dan mengerjakan hal-hal yang tidak berguna di pusat-pusat keramaian. Semua itu merupakan perbuatan yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya.

Yang dimaksud dengan wanita yang senang memamerkan perhiasannya adalah seorang wanita yang senang menampakkan diri di hadapan lawan jenisnya dengan segala keindahan yang mengundang perhatian. Misalnya dengan pakaiannya, ucapannya, cara berjalannya maupun semua sikap yang mendatangkan laki-laki terpikat kepadanya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman.

“Artinya : Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu”. [Al-Ahzab : 33]

Baca Lanjutannya…

Oleh: gunhc | 29 Oktober 2008

Antara mata dan hati

”Mata adalah panglima hati. Hampir semua perasaan dan perilaku awalnya dipicu oleh pandangan mata. Bila dibiarkan mata memandang yang dibenci dan dilarang, maka pemiliknya berada di tepi jurang bahaya. Meskipun ia tidak sungguh-sungguh jatuh ke dalam jurang”. Demikian potongan nasihat Imam Ghazali rahimahullah dalam kitab Ihya Ulumuddin.

Beliau memberi wasiat agar tidak menganggap ringan masalah pandangan. Ia juga mengutip bunyi sebuah sya’ir, “Semua peristiwa besar awalnya adalah mata. Lihatlah api besar yang awalnya berasal dari percikan api.”

Baca Lanjutannya…

Oleh: gunhc | 28 Oktober 2008

Keutamaan Wanita

“Apabila seorang isteri menunaikan solat lima waktu, berpuasa pada Ramadan, menjaga kehormatannya dan menghormati suaminya, maka akan dikatakan kepadanya, masuklah kamu ke dalam syurga melalui mana-mana pintu yang kamu sukai.” – (Hadis riwayat Ahmad).

19 Keistimewaan Wanita

1. Do’a wanita lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda : ” Ibu lebih penyayang daripada Bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.

2. Wanita yang solehah ( baik ) itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang soleh.
Baca Lanjutannya…

Oleh: gunhc | 25 Mei 2008

Sendratari Borobudur

eksotis borobudur

Bukan hal yang biasa kami lakukan tuk telusuri kota buat nonton kesenian tradisional, meski kami sering juga (dulu) nonton pagelaran wayang orang di Ngesti Pandowo Semarang, kami menonton pada tanggal 17 Mei 2008. Pagelaran ini menceritakan tentang asal muasal dibangunnya sebuah candi yang sekarang kita kenal dengan nama Borobudur, pagelaran ini dibagi menjadi 4 episode, mulai dari keadaan carut marutnya masyarakat sampai akhirnya terwujud sebuah maha karya Borobudur dan dilaksanakan syukuran atas terwujudnya karya ini. Baca Lanjutannya…

Oleh: gunhc | 8 Mei 2008

Dieng, negeri para dewa

Setelah puas jelajah semarang (belum yah….?), rencananya pagi-2 kami brangkat ke negerinya pada dewa (jamannya pewayangan….). Rencana tinggal rencana….akhirnya jam 9pagi kami baru berangkat dari rumah, setelah kuliner sebentar di Pompa Bensin (mobilnya….) dan diwarung sebelah, dan tancap gas ke Temanggung-Wonosobo-Dieng. Tak butus waktu lama untuk sampai ke Dieng…. hanya 3 jam-an. Baca Lanjutannya…

Oleh: gunhc | 7 Mei 2008

Kota Lama Semarang

Bersama dengan teman-teman dari Jakarta, kami susuri kota lama semarang, meski secara sehari-hari tempat tersebut kami lewati, namun kami tidak pernah menyempatkan diri tuk sekedar berhenti dan mengamati bangunan-bangunan tinggalan belanda tersebut.

Tempat-tempat tersebut adalah : Stasiun Poncol, Stasiun Tawang, Gereja Blenduk, bangunan-bangunan tetangga kiri kanan greja blenduk (sori gak apal)

Oleh: gunhc | 30 April 2008

Bangkok

Jalan-jalan kali ini, kami pilih Bangkok.

Kalau sebelumnya beberapa tempat yang kami kunjungi lebih cenderung kearah kota dengan penuh penerapan teknologi, sekarang kami pilih bangkok, karena kesan yang kami tangkap…bangkok merupakan kota dan mungkin juga negara (Thailand) yang masih sangat memegang nilai-nilai tradisionil, seperti halnya di Pulau Bali. Baca Lanjutannya…

Tahun 2008 menurut horoskop cina adalah tahun shio tikus tanah yang memiliki sifat pandai dan senang bergaul, pesolek, populer, disenangi dalam pergaulan, peduli terhadap sesama, pendamba kemakmuran namun sedikit takut dan enggan berhadapan dengan kawan maupun lawan.

(Well, kita baru tahu benar atau bohongnya nanti akhir tahun 2008)

Baca Lanjutannya…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.