Oleh: gunhc | 30 April 2008

Bangkok

Jalan-jalan kali ini, kami pilih Bangkok.

Kalau sebelumnya beberapa tempat yang kami kunjungi lebih cenderung kearah kota dengan penuh penerapan teknologi, sekarang kami pilih bangkok, karena kesan yang kami tangkap…bangkok merupakan kota dan mungkin juga negara (Thailand) yang masih sangat memegang nilai-nilai tradisionil, seperti halnya di Pulau Bali.

Interest Place yang kami kunjungi hari pertama adalah Pantai Pataya, sayang sekali kami datangnya kepagian jadi pantai masih sepi (jam 08.30) waktu setempat kota masih sepi, mungkin pataya merupakan kota pesta ya…, jadi bangunnya pada kesiangan. Dan untuk mempersingkat waktu kami pakai “bajaj-nya thai” tuk-tuk, mengelilingi sepanjang pantai, tentu lewat juga daerah-daerah lampu merah disono, dimana pada dipajang gambar-gambar “aduhai”. Tempat berikutnya : Mini Siam, namanya mini siam tapi isinya adalah miniatur tempat-tempat yang ada diseluruh dunia, sayangnya aku gak temuin mini borobudur di sini yach…

Puas di mini siam kami baru lanjut ke bangkok, tujuan pertama di sini adalah Scien Center dan Planetarium, sayangnya…beberapa orang yang kami temui tidak bisa menunjukkan dimana tempat itu berada, termasuk para polisi yang berjaga di terminal bus Ekamai, padahal (setelah tahu) tempatnya terhitung bersebelahan dengan terminal tersebut. Kami yang tidak komunikatif-kah? tentu saja tidak, kami sudah tunjukkan beberapa dokumen kami tentang tempat tersebut, tapi gak mudeng-mudeng! sampai akhirnya kami ketemu dengan seorang guru yang dapat menuntun kami dimana tempat tersebut berada (disebelah bapak-bapak polisi thai tersebut bertugas!), dan guru yang menuntun kami tersebut juga bukan orang thai!

Hari kedua, kami menuju ke Chao Praya, sebuah sungai besar yang membelah kota bangkok, dimana sungai ini juga berfungsi sebagai “jalan”. Sepanjang perjalanan kami banyak melihat kuil-kuil berdiri kokoh di pinggir sungai, dengan sungai yang lebar dan dalam, chao praya ini menjadi urat nadi transpotasi vital dibangkok dari jaman bahuela sampai sekarang. Tempat yang sempat kami singahi adalah “Sleeping Budha”, “Smiling Budha”, beberapa tempat pembuat dan penjualan perhiasan (batunya bagus-bagus lho, dan… mahal….), kami juga sempatkan manjat gedung tertinggi disono, Skybayoke (bener gak nich tulisan), disini kami lihat-lihat kota dari atapnya bangkok, dan berfoto-foto narsis!


Beri tanggapan

Your response:

Kategori